July 1, 2026 | Asoyse

Cara Buat Paspor Umrah Terbaru Tahun 2026

Cara Buat Paspor Umrah Terbaru Tahun 2026 | Memasuki tahun 2026, antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah terus meningkat. Kerinduan untuk bersujud di depan Ka’bah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW membuat banyak orang mulai menyusun rencana perjalanan mereka sedini mungkin. Namun, di balik kekhusyukan niat tersebut, ada satu langkah awal yang sangat krusial dan tidak boleh terlewatkan, yaitu mempersiapkan dokumen perjalanan berupa paspor.

Bagi Anda yang berencana berangkat ke Tanah Suci tahun ini, pengurusan paspor umrah memiliki beberapa penyesuaian regulasi yang wajib dipahami. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi kini semakin memperketat dan merapikan sistem administratif demi keamanan serta kenyamanan para jamaah selama berada di luar negeri.

Agar proses pengajuan paspor Anda berjalan mulus tanpa kendala penolakan di kantor imigrasi, mari bedah secara mendalam seluruh persyaratan, aturan penamaan, hingga tips penting dalam pembuatan paspor umrah terbaru berikut ini.

Dokumen Wajib Persyaratan Paspor Umrah

cara-buat-paspor-umrah-terbaru-tahun-2026

Secara umum, berkas yang diperlukan untuk membuat paspor baru tidak jauh berbeda dengan paspor biasa. Hanya saja, untuk keperluan ibadah umrah, ada berkas tambahan yang sifatnya wajib dan mengikat. Berikut adalah rincian dokumen asli beserta fotokopi ukuran A4 yang harus Anda bawa saat datang ke kantor imigrasi:

1. Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)

Pastikan e-KTP Anda berada dalam kondisi fisik yang baik, tulisan serta fotonya terbaca jelas, dan data di dalamnya sudah berstatus seumur hidup. Jika Anda baru saja pindah domisili atau melakukan perubahan status pernikahan, perbarui terlebih dahulu e-KTP Anda di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat sebelum mengajukan paspor.

2. Kartu Keluarga (KK)

Kartu Keluarga yang dilampirkan haruslah versi terbaru yang sudah dilengkapi dengan kode QR (QR Code). Pihak imigrasi akan melakukan verifikasi kesesuaian data antara e-KTP dan Kartu Keluarga Anda, mulai dari ejaan nama, tempat tanggal lahir, hingga nomor induk kependudukan (NIK).

3. Dokumen Otentik Pendukung

Anda bisa memilih salah satu dari tiga dokumen berikut sebagai penguat data diri:

  • Akta Kelahiran: Dokumen primer yang paling disukai oleh petugas imigrasi karena memuat nama orang tua kandung secara jelas.

  • Buku Nikah: Bagi Anda yang sudah menikah, buku nikah bisa menjadi opsi jika akta kelahiran hilang atau rusak.

  • Ijazah Terakhir: Anda bisa melampirkan ijazah SD, SMP, SMA, atau Perguruan Tinggi. Syarat utamanya adalah nama dan tempat tanggal lahir yang tertera di ijazah harus sama persis dengan e-KTP.

4. Surat Rekomendasi dari Agen Travel Umrah

Ini adalah dokumen pembeda paling utama antara paspor kunjungan biasa dengan paspor umrah. Anda wajib meminta surat rekomendasi resmi dari Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) tempat Anda mendaftar paket perjalanan. Surat ini menjadi bukti otentik bagi pihak imigrasi bahwa tujuan keberangkatan Anda ke Arab Saudi benar-benar untuk beribadah, bukan untuk bekerja secara non-prosedural. Pastikan agen travel yang Anda pilih sudah memiliki izin resmi dan terdaftar di Kementerian Agama RI.

Aturan Khusus: Masa Berlaku Paspor dan Ketentuan Nama 3 Kata

Seringkali jamaah mengalami kendala saat proses penerbitan visa umrah karena tidak memperhatikan detail teknis pada paspor mereka. Dua hal berikut ini merupakan aturan mutlak yang wajib dipenuhi oleh setiap calon jamaah umrah:

Aturan Nama Minimal 3 Kata

Pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan ketat terkait nama yang tertera pada paspor pendatang. Nama Anda di dalam paspor harus terdiri dari minimal tiga kata, contohnya: Muhammad Ali Rahman.

Lantas, bagaimana jika nama asli Anda di e-KTP hanya terdiri dari satu atau dua kata saja? Anda tidak perlu mengganti nama asli di instansi sipil. Pihak imigrasi akan memfasilitasi proses penambahan nama (endorsement) pada halaman catatan resmi di dalam paspor.

Biasanya, nama tunggal seperti Siti akan ditambahkan dengan nama ayah dan kakek di belakangnya, sehingga menjadi Siti Ahmad Baihaqi. Proses ini dikerjakan bersamaan dengan pengajuan paspor dengan melampirkan surat rekomendasi dari travel dan Kementerian Agama kabupaten/kota setempat.

Ketentuan Masa Berlaku Paspor

Bagi Anda yang sudah memiliki paspor lama dan berniat menggunakannya kembali, periksa kembali tanggal kedaluwarsanya. Pemerintah menetapkan bahwa masa berlaku paspor yang tersisa minimal harus 8 bulan sebelum jadwal keberangkatan ke Arab Saudi.

Jika jadwal keberangkatan Anda adalah bulan Desember, maka paspor Anda tidak boleh habis masa berlakunya sebelum bulan Agustus tahun berikutnya. Apabila masa berlakunya kurang dari batas aman tersebut, segeralah lakukan prosedur penggantian paspor baru demi menghindari penolakan dari sistem pengajuan visa kedutaan.

Alur Prosedur Pengajuan Paspor Lewat Aplikasi M-Paspor

cara-buat-paspor-umrah-terbaru-tahun-2026

Zaman sekarang, Anda tidak perlu lagi datang subuh-subuh untuk mengantre secara manual di kantor imigrasi. Pengurusan paspor kini jauh lebih praktis menggunakan sistem digital lewat aplikasi resmi. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Unduh Aplikasi M-Paspor: Aplikasi ini tersedia secara gratis di Google Play Store maupun Apple App Store.

  2. Registrasi Akun: Daftarkan diri Anda menggunakan alamat email aktif dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Setelah itu, buat kata sandi yang aman.

  3. Pengisian Data dan Unggah Berkas: Pilih jenis pengajuan paspor (baru atau penggantian), lalu isi formulir elektronik dengan data yang sebenar-benarnya. Unggah foto dokumen-dokumen asli yang diminta (e-KTP, KK, Akta/Ijazah, dan Surat Rekomendasi Travel) menggunakan kamera ponsel pintar Anda. Pastikan gambar tidak buram atau terpotong.

  4. Pilih Kantor Imigrasi dan Jadwal Kedatangan: Tentukan kantor imigrasi terdekat dari lokasi Anda, lalu pilih tanggal dan jam kedatangan yang masih tersedia dalam sistem.

  5. Pembayaran Biaya Paspor: Setelah berhasil mengunci kuota antrean, Anda akan mendapatkan kode billing pembayaran. Segera lakukan pembayaran melalui bank transfer, konter pos, atau dompet digital sebelum batas waktu habis.

  6. Wawancara dan Pengambilan Biometrik: Datanglah ke kantor imigrasi pilihan Anda sesuai jadwal yang tertera pada bukti pendaftaran M-Paspor. Kenakan pakaian berkerah yang rapi dan hindari baju berwarna putih agar kontras dengan latar belakang foto imigrasi. Bawa seluruh dokumen fisik asli untuk diverifikasi oleh petugas saat sesi wawancara dan pengambilan sidik jari.

Tips Menghindari Kendala Saat Pembuatan Paspor

Membuat dokumen perjalanan internasional memerlukan ketelitian tinggi. Sedikit ketidaksesuaian data bisa membuat proses pengerjaan paspor Anda tertunda berminggu-minggu. Agar semuanya berjalan efisien, perhatikan beberapa tips krusial berikut ini:

  • Sinkronisasi Data Jauh-Jauh Hari: Periksa kembali ejaan nama Anda di semua dokumen. Satu huruf saja berbeda (misalnya Muhammad tertulis Mohammad di ijazah), Anda harus mengurus surat keterangan beda nama dari kelurahan terlebih dahulu.

  • Pilih Agen Travel Berizin Resmi: Jangan tergiur dengan iming-iming paket umrah murah dari agen yang belum jelas legalitasnya. Surat rekomendasi paspor hanya dianggap sah jika dikeluarkan oleh travel yang memiliki nomor izin PPIU aktif dari Kemenag.

  • Pahami Jenis Paspor: Saat ini imigrasi menyediakan pilihan paspor biasa dan paspor elektronik (e-paspor). E-paspor memiliki chip internal yang menyimpan data biometrik secara lebih aman dan memudahkan proses pemindaian otomatis (autogate) di berbagai bandara internasional. Jika memiliki anggaran lebih, memilih e-paspor sangat direkomendasikan untuk kenyamanan mobilitas Anda.

Mempersiapkan paspor dengan baik mencerminkan keseriusan kita dalam menyambut panggilan Allah SWT. Dengan menyelesaikan urusan administratif ini lebih awal, pikiran Anda akan menjadi lebih tenang, sehingga Anda bisa mengalihkan fokus sepenuhnya untuk memperdalam hafalan doa, menjaga stamina fisik, dan memahami manasik umrah secara khusyuk. Selamat mempersiapkan perjalanan ibadah Anda, semoga menjadi umrah yang mabrur dan penuh berkah.

Share: Facebook Twitter Linkedin